TERTINGGI RAJAH LANGIT MALAIKAT SININGIT MAHAGURU

TERTINGGI RAJAH LANGIT MALAIKAT SININGIT MAHAGURU

Rajah sendiri cara penulisannya pun tidak sembarangan atau semaunya sendiri. Akan tetapi, dalam penulisan rajah itu ada beberapa tingkat, yang mana tingkatan tertinggi itu rahasianya adalah:

  • Kaf.
  • Haa.
  • Yaa.
  • Aiin.
  • Shood.

Yang mana di tiap huruf tersebut memiliki kepanjangan masing-masing secara lengkap menjadi kunci ilmu perajahan sejati. Itulah yang bisa membuat malaikat huruf itu benar-benar menyatu ke dalam rajah. Karena rajah biasanya, meskipun ditulis sebanyak 10 halaman dengan tulisan tangan asli, kalau tidak menggunakan tata cara yang benar, maka kekuatannya tidak ada; andaikata ada pun sangat sedikit sekali, tidak lebih dari satu persen.

Ada juga yang memakai cara-cara biasa (menengah), kekuatan tidak lebih dari 10%, mungkin tiga atau empat persen saja. Akan tetapi, ketika kita menggunakan cara tertinggi seperti ini, maka aura dari rajah itu benar-benar sangat beraura. Bagi yang mengerti aura, sekali ditulis itu bercahaya; huruf-huruf tersebut bisa dilihat. Dari itulah satu baris rajah yang ditulis dengan cara tertinggi mengungguli 177 lembar rajah yang ditulis dengan cara umum.

Makanya, di dalam pembelajaran rajah-merajah itu diterangkan bahwa rajah dinaungi malaikat huruf, yang satu huruf saja bisa ribuan malaikat huruf kalau tulisannya benar-benar dengan tulisan kelas tinggi (tertinggi). Akan tetapi, kita memang sangat jarang sekali, sangat sulit untuk menemukan cara penulisan rajah yang sempurna. Yang kita lihat pun, meskipun sudah bagus, itu masih cara-cara umum yang mungkin bisa dikatakan adalah cara kelas-kelas dasar saja.

Cara menengah saja sudah sangat jarang diajarkan. Rahasia Kalam Langit Kaf-Haa-Yaa-Aiin-Shood ini lengkap 5 doa karena memang bagiannya. Itu dilakukan sebelum menulis rajah, ketika menulis, ketika berhenti, ketika mengakhiri merajah, dan ketika meminyaki rajah. Semua membaca doanya yang lima tadi itu, dibagi menjadi 5 cara juga. Makanya dibilang perajahan ini adalah tingkatan langit yang penuh, sehingga rajah yang dihasilkan itu benar-benar rajah yang sempurna, bukan hanya sebuah tulisan saja.


Cara pertama: Menghidupkan aura dari rajah yang kita tulis dan juga mendatangkan malaikat huruf untuk menyatu dengan tulisan tersebut dalam wadah istana Keraton Rajah yang telah disiapkan. Jadi perbedaannya benar-benar berbeda, sangat berbeda. Jangan karena sama-sama rajah nanti disamakan kualitasnya. Bahkan tulisan yang bagus pun belum tentu ada isinya. Ada tulisan yang sangat jelek namun isinya sangat bagus, karena memang menggunakan cara yang sangat bagus.

Cara dan doa kedua: Bertujuan untuk memperjelas tentang khasiat tuah. Semua dicatat dalam manajemen aura rajah, sehingga nanti rajah itu sudah sangat jelas khasiatnya untuk apa. Semua khodam bertugas untuk menjalankan tuah sesuai tugas masing-masing, sesuai bagian masing-masing, untuk tuah apa dan apa. Jadi memang ada yang menjaga dan mengendalikan, bukan sekadar tulisan.

Cara dan doa ketiga: Untuk menyetabilkan kerja dari rajah dan agar tidak ada perebutan tempat dan tugas, sehingga rajah ini benar-benar bersinar terpancar tanpa hambatan karena memang ada kekuatan yang bekerja untuk itu semua.

Cara dan doa keempat: Untuk mencukupkan aura dan kekuatan malaikat huruf bertempat di tempatnya masing-masing, cukup tanpa kurang suatu apa pun dan diberi fasilitas yang baik sehingga tidak kekurangan suatu apa pun. Untuk bekerja tidak membutuhkan keluhan apa pun, juga untuk penguncian rajah secara menyeluruh agar permanen dan tidak bisa diambil oleh siapa pun. Rajah menguat sekuat-kuatnya ketika sudah mencapai tahap yang keempat ini.

Cara dan doa kelima (Tahap Penting): Untuk menyelaraskan semua huruf, semua rajah, semua aura, semua khodam, dan semua malaikat huruf agar tidak ada pergesekan apa pun. Membuat khasiat dari rajah itu bekerja dengan sangat cerdas tanpa didikte, tanpa dibayangkan, dan tanpa mengajukan keinginan oleh pemilik rajah. Rajah tersebut bekerja secara otomatis siang-malam 24 jam nonstop tanpa henti. Bekerja sebaik-baiknya meskipun kita percaya, tidak percaya, ragu, maupun tidak ragu, semua tetap bekerja karena penulisannya memang dengan cara yang tertinggi.

Berbeda dengan rajah-rajah yang ditulis dengan penulisan kelas biasa/umum; kalau tidak dengan keyakinan yang penuh, tidak bisa bekerja dan mudah luntur ketika digunakan untuk hal-hal yang kotor seperti masuk ke kamar mandi, dibawa buang air besar, dibawa kencing, dan perilaku lainnya. Sangat berbeda dengan rajah ini yang sangat kuat dan jauh dari pantangan. Inilah kelas atas yang sesungguhnya. Tata cara semua nanti dijelaskan secara detail, rinci, mudah dipahami, dan praktis.


PETUAH AGUNG

“Kemujaraban ilmu, kehebatan ilmu, tingkatan itu bukan karena ilmu itu warisan Nabi Khidir, warisan wali, atau warisan ahli hikmah ternama. Tetapi istiqomah lebih utama. Dan ilmu itu kita dapatkan dari mana? Dahulu warisan siapa pun kalau gurunya tidak jelas, ya sama seperti bacaan saja. Kita harus perhatikan yang mengisi itu siapa, yang menurunkan ke kita siapa, bagaimana aura dan isinya sang guru. Dia pelaku istiqomah apa tidak? Dia pelaku tirakat atau tidak? Itu sangat penting. Semua ilmu adalah warisan para pendahulu.”

“Ilmu tanpa dikasih embel-embel dulu dari si A atau andalannya si B pun sangatlah baik kalau ditirakatkan dan diistiqomahkan. Istiqomah adalah pohonnya karomah, atau karomah itu buah dari istiqomah. Dari itu, guru yang ahli tirakat dan pelaku istiqomah sangat besar pengaruhnya. Bukan hanya sekadar yang punya buku banyak, namun yang suka lelaku tirakat dan istiqomah 1.000x lebih baik. Jadi intinya: cari guru yang benar berilmu, jangan hanya yang berbuku.”

Joko Dayu

MAHAR UNTUK ANGGOTA TIRTAMAYA: RP 2.200.000,-
MAHAR UNTUK UMUM: RP 2.555.000,-


PESANGGRAHAN TIRTA MAYA
Alamat: Dusun Ceweng, Desa Sendang Rejo, RT.11 RW.01, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur.
No HP: 082131237122

Assalamualaikum Wr. Wb.

Tanpa mengurangi rasa hormat kepada Saudara, kami mohon pengertiannya untuk konsultasi via SMS/WA/Telepon hanya di jam yang telah ditentukan, yaitu:
Siang: Jam 10.00 – 14.00 WIB
Malam: Jam 20.00 – 22.00 WIB
(Hal ini berlaku mulai tanggal 02 November 2018). Tolong dimaklumi dengan sangat, hal ini dilakukan karena karya kami. Terima kasih atas perhatiannya! Salam seduluran dunia akhirat dari kami, JOKO DAYU SATRIO TONDO NEGORO SANG SURYA MACAN PRINGGONDANI, Pengasuh Pesanggrahan Tirtamaya.

Mengajak tanpa memaksa Saudara semua untuk belajar bersama, belajar, mengajarkan, serta memanfaatkan ilmu Tuhan untuk kepentingan banyak orang. Tidak ada ruginya orang yang mau belajar, karena yang dipelajari bisa diajarkan kembali serta digunakan untuk membantu sesama yang membutuhkan. Namun perlu diingat bahwa keilmuan harus disertai keyakinan, ketulusan, kesabaran, keikhlasan, serta penghambaan terhadap Tuhan agar mendapatkan hasil sesuai yang kita harapkan.

Kami yang hanya manusia biasa ini selalu belajar, bermunajat, tirakat, ritual, dan melakukan berbagai riyadhah. Itu semua kami lakukan sebagai wujud dari banyaknya kekurangan yang kami miliki; kekurangan yang selalu ada pada diri kami, kekurangan yang selalu membuat kami sadar akan kebesaran Tuhan. Dari itulah kami selalu bermunajat/berharap kepada Tuhan agar kami selalu dalam bimbingan-Nya, selalu dalam arahan-Nya, dan selalu diberi pengetahuan oleh-Nya untuk dijadikan bahan pembelajaran untuk kita bersama.

Sedikit pengetahuan yang disertai banyaknya kekurangan, itulah kami.

JOKO DAYU SATRIO TONDO NEGORO SANG SURYA MACAN PRINGGONDANI. Kami akan selalu berusaha menjadi yang terbaik dan terpercaya buat dulur-dulur semua demi mewujudkan impian bersama, yaitu menolong sesama bagi yang membutuhkan, membuat suasana aman dan nyaman di lingkungan sekitar tempat kita tinggal.

Kami menyampaikan salam kekeluargaan untuk saudara semua. Semoga Tuhan mengijabah atas semua doa/harapan kita bersama. Aamiin!

Website: WWW.TIRTAMAYA.COM


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *